Inspired my wife

Kamis, 22 Desember 2011

Install Linux Diatas Windows Dengan VirtualBox

Logo VirtualBox
Sangat ingin sekali mencicipi Linux, tapi tidak berani menginstalnya? Hm? Tidak berani yang beralasan memang, sedikit silap ketika melakukan penginstalan, bisa-bisa data-data pada hardisk komputer anda bisa lenyap dalam seketika.
Kalau memang anda kurang berani menginstalnya (karena belum pernah), mungkin anda bisa menggunakan aplikasi VirtualBox. Software ini merupakan alternatif dari VMWare. Malahan lebih baik, jika diukur dari kocek yang harus anda keluarkan (gratis).
Dengan VirtualBox, anda dimungkinkan untuk menginstal Sistem Operasi (OS) lain, Linux, Fedora, OpenSUSE, dan lain-lain; diatas sistem operasi yang sedang berjalan di komputer anda saat ini, kebanyakan ber-platform Windows. Tak perlu risau. Hal ini tidak akan menggangu sistem Windows yang sedang berjalan, karena OS yang akan anda instal akan ditempatkan di dalam Virtual Machine (Mesin Virtual).
Contoh Tampilan VirtualBox
Contoh Tampilan VirtualBox

Apa Itu Virtual Machine?

Apabila anda ingin menginstal sebuah OS baru di dalam VirtualBox, maka anda harus membuat sebuah ?komputer virtual? (maya) terlebih dahulu. Komputer virtual inilah yang disebut dengan Virtual Machine.
Layaknya komputer biasa, anda juga bisa menambah hard disk, RAM, shutdown, memasukkan CD, dan sebagainya; kepada Virtual Machine ini.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk menginstal OS ke dalam Virtual Machine ini tidak ada bedanya dengan menginstal OS di komputer biasa. Hidupkan, Virtual Machine anda, masukkan CD, lalu instal OS seperti biasa.

VirtualBox vs VMWare

Bagi anda yang sudah biasa menggunakan VMWare, ada beberapa fitur yang terdapat pada VirtualBox tetapi tidak ada di VMWare, antara lain:
  • Anda bisa memasukkan CD atau mount image ketika Virtual Machine (selanjutnya akan disingkat VM) telah berjalan. Berbeda dengan VMWare, CD Drive atau file ISO harus dijalankan terlebih dahulu sebelum VM
  • Seamless mouse integration. Anda bisa menggerakkan mouse secara bebas, di dalam dan diluar VM. Pada VMWare, anda harus menekan Ctrl+Alt untuk keluar dari VM.
  • Shared Folder. Host system boleh berbagi folder dengan guest system, sama seperti shared folder pada sebuah jaringan. Apabila anda menambah sebuah file ke dalam folder tersebut, di host system misalnya, maka file tersebut bisa diakses oleh guest system. Bagi kebanyakan orang, ini adalah fungsi yang sangat berguna.
Walaupun begitu, VirtualBox tentu saja masih mempunyai beberapa kekurangan. Salah satunya adalah dukungan terhadap USB drive masih sangat lemah dibandingkan dengan VMWare.
VirtualBox juga tidak memungkinkan anda untuk me-load VM yang sudah dibuat. Hal ini berarti bahwa anda tidak bisa menggunakan VM anda di komputer lain, sebelum VirtualBox di-uninstall.
Jika anda berminat, VirtualBox ini bisa anda unduh di virtualbox.org/wiki/Downloads.

0 komentar:

Posting Komentar