Inspired my wife

Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

Cara menghapus virus Autorun.inf


Cara menghapus virus Autorun.inf

Autorun.inf  termasuk jenis dari virus / trojan, Folder yang bernama Autorun.inf ini memang sangat mengganngu, sudah kita hapus bekali-kali tetap saja tidak mau hilang file Autorun.inf ini biasanya terdapat pada flasdisk atau micro sd, atau flasdisk yang baru kita scan dengan anti virus, setelah di scan folder Autorun.inf ini akan muncul dan tidak bisa di delete


Untuk mendeletenya saya ingin share software bagus ni yang patut sobat coba. Nama software ini yaitu Autorun Virus Remover

Autorun Virus Remover menggunakan teknologi proaktif untuk secara permanen menghapus virus autorun.inf, juga dapat memblokir setiap autorun / autorun.inf virus mencoba menginfeksi sistem melalui USB drive (flashdisk, eksternal disk iPod, hardisk, dll).  hanya mengklik tombol scan dari Autorun Virus Remover.

Fitur Utama

Secara permanen menghapus virus autorun di sistem anda dan USB drive
Mencegah autorun virus komputer menginfeksi dari drive USB

Autorun / autourn.inf virus secara otomatis akan menyebar melalui sistem Anda ketika Anda memasukkan USB drive yang terinfeksi flash ke komputer.
Autorun Virus Remover menggunakan teknologi inovatif untuk memblokir virus autorun. Setiap USB drive dimasukkan ke dalam komputer, Autorun Virus Remover akan secara otomatis memindai dan menghapus virus autorun threats.The tidak akan dapat menginfeksi komputer Anda lagi.

Mencegah kebocoran data melalui perangkat penyimpanan USB

Anda dapat mengatur status port USB ke Read hanya atau Readable / Writable baik dengan Autorun Virus Remover, juga Anda dapat menonaktifkan penggunaan perangkat penyimpanan USB untuk mencegah kebocoran data di USB flash drive. informasi lebih lanjut

Solusi terbaik untuk melindungi komputer offline

Lainnya harus memperbarui perangkat lunak antivirus database signature secara teratur, dan mereka tidak dapat secara efektif melindungi komputer offline yang tidak terhubung ke Internet. Ketika virus baru, worm dan serangan berbahaya lainnya , . Autorun Virus Remover menggunakan teknik deteksi yang canggih, tidak terutama mengandalkan virus signature, sehingga dapat melindungi komputer offline dari virus autorun efektif tanpa harus diperbarui

Kompatibel dengan antivirus lainnya

Pada sebagian besar kasus, menginstal dua program antivirus pada satu mesin (untuk perlindungan meningkat) secara teknis tidak mungkin, karena dua program akan mengganggu fungsi masing-masing. Namun, Autorun Virus Remover adalah 100% kompatibel dengan semua produk keamanan lainnya di penuh pengujian, termasuk Norton, NOD32 AVG, Kaspersky, dll Anda dapat menggunakan dua antivirus untuk sepenuhnya melindungi komputer Anda sekarang.


Cara menyatukan Part file iso rar yang terpecah


Cara menyatukan Part file iso rar yang terpecah

Ketika kita mendownload game atau software yang berkapasitas besar biasanya diatas 100mb 1gb 2gb sampai 4gb tidak jarang kita akan menemukan file download tersebut dipecah beberapa bagian,Mungkin setelah melihat file yang terpecah tersebut sobat jadi malas untuk mendownloadnya karna tidak paham cara menggabungkan dan  menginstall file dari game yang terpecah tersebut

Contoh dari file yang telah di pecah tersebut  seperti screenshot berikut ini

Lalu bagaimana cara gabungin file RAR yang dibagi beberapa Part tersebut, yang perlu kita lakukan adalah, dengan menggunakan aplikasi WinRAR dan menginstalnya jika tidak punya silahkan Download dulu Setelah aplikasi WinRAR di install pada PC Anda silahkan pergi ke file yang akan anda gabungkan lalu klik kanan pada part 1 kemudian pilih “Extract Here”. Untuk file part 2, part 3 dan seterusnya anda tidak perlu lagi mengektraknya karena sudah diwakili oleh part 1 tadi. Hasil dari penggabungannya bisanya berbentuk file ISO, Folder maupun file EXE. jika file ber ekstensi ISO Artinya file ini siap kita burning ke DVD. Gampang kan?



Kamis, 29 Maret 2012

Cara Membuat Komputer Lebih Super Cepat

 - Komputer adalah kombinasi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak) yang saling berintegrasi satu sama lain. komputer di era saat ini merupakan sebuah produk tehnologi yang sangat di butuhkan dan tidak bisa di kesampingkan begitu saja, sebab dari semua lapisan masyarakat yang sudah melek akan tehnologi komputer di jadikan sebuah kebutuhan vital untuk menunjang segala macam aktifitas mereka.

Namun sangat di sayangkan apabila mempunyai komputer/laptop akan tetapi tidak sesuai dengan harapan, bisa bekerja lebih efisien, cepat, dan menyenangkan.
Banyak faktor yang bisa menyebabkan komputer/laptop menjadi tidak bersahabat dengan kita, salah satunya karena kita masih enggan melakukan tweaking pada system komputer itu sendiri.
Cara membuat komputer cepat kita harus menghack system.Nah untuk membuat membuat komputer cepat ada beberapa langkah yang harus kita terapkan mulai dari mentweak registry hingga menggunakan lewat tool sebuah software.
Dalam menghack registry windows xp di perlukan kecermatan yang tinggi, lantas bagian mana saja yang harus di tweak supaya kinerja windows xp lebih super cepat dan bagaimana langkah-langkahnya ?
silahkan simak dan cermati baik-baik tutorial selengkapnya.
Membuat komputer cepat dengan software.Cara membuat komputer menjadi lebih cepat tidak hanya cukup dengan mentweak system, akan tetapi kita perlu sebuah tool yang dapat mendongkrak performa komputer sehingga kinerja systim lebih optimal.
Banyak jenis software yang bisa mempercepat komputer, salah satunya bisa anda coba, disini.
Tool yang satu ini telah banyak digunakan untuk memaksimalkan kinerja komputer walaupun spek komputer tergolong rendah.
Demikian semoga membantu anda.
Tags:
Agar komputer lebih cepat, cara komputer cepat, cara membuat komputer lebih cepat, cara membuat komputer menjadi cepat, cara membuat komputer menjadi lebih cepat, cara mempercepat booting komputer, cara mempercepat kerja komputer, cara mempercepat xp, cara menghack system komputer, membuat kinerja komputer lebih cepat, membuat komputer jadi super ringan, membuat komputer lebih cepat, software mempercepat komputer, tips komputer cepat, tips komputer lebih cepat, trik komputer cepat, trik membuat komputer cepat.

Rabu, 15 Februari 2012

Tips Install Windows XP in 10 Minutes

Seperti Kita semua tahu bahwa Selama Install Windows di  Komputer bisa membutuhkan banyak waktu...namun ada tips buat biar cepet prosesnya.

Langsung saja ke caranya ya... simple kog ga ribet :)

STEP 1 
Setelah bagian Copy Files XP ... System akan Restart secara otomatis untuk melanjutkan ke proses berikutnya...
Setelah itu akan muncul gambar seperti di bawah....
STEP 2
Ketika gambar diatas muncul, tekan "Shift + F10 " . Hal ini akan memunculkan command Prompt... sekarang tulis taskmgr dan akan membuka Task Manager

STEP 3
Setelah task Manager Terbuka plih tab Goto Processes ... dan temukan "Setup.exe" pilih dan klik kanan.... dan set the Priority ke Highest.. 
STEP 4
Sekarang lihat proses akan selesai dalam waktu sekitar 10 menit dan 2 menit  
 Hasilnya bagus  + gak ada Error karena metodenya menedepankan Proses "Setup.exe"
Selesai deh semoga berguna buat yang baca :D

Cara Manual Hapus File Yang Tidak Bisa Dihapus

Mungkin kalian agak bingung dengan judul diatas, maksudnya adalah pada saat kalian menghapus suatu file atau folder muncul peringatan "Cannot delete "nama_file, cannot find the specified path. Make sure you typed the right path". Penyebab munculnya pesan itu adalah terjadi karena Recycle Bin mengalami corrupt.
Sebagai solusinya adalah kalian bisa menggunakan cara manual atau bantuan software Unlocker Assistant. Jika kalian ingin menggunakan cara manual tanpa bantuan software kalian bisa gunakan cara di bawah ini:
1. Restart komputer Anda.
2. Sebelum muncul logo Windows, tekan F8 lalu pilih Command Prompt Only.
3. Pada Dos Prompt, ketikkan :
  • attrib -r -s -h c:\recycled tekan enter
  • deltree c:\recycled tekan enter
Fungsi dari perintah deltree c:\recycled akan menghapus semua file/folder yang berada di directory c\:recycled tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Tambahan deh sekalian saya share perintah-perintah dasar yang bisa di gunakan di command prompt

ASSOC = Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
AT = Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer.
ATTRIB = Menampilkan atau mengubah atribut file.
BREAK = Mengeset atau menghilangkan pengecekan extended CTRL+C.
CACLS = Menampilkan atau mengubah access control lists (ACLs) dai files.
CALL = Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
CD = Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHCP = Menampilkan atau mengubah active code page number.
CHDIR = Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHKDSK = Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status..
CHKNTFS = Menampilkan atau mengubah pemeriksaan disket pada saat booting.
CLS = Menghapus layar..
CMD = Menjalankan interpreter command Windows yang baru.
COLOR = Mengubah warna foreground dan background pada command prompt.
COMP = Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
COMPACT = Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
CONVERT = Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
COPY = Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
DATE = Menampilkan atau mengubah tanggal.
DEL = Menghapus satu atau beberapa file.
DIR = Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
DISKCOMP = Membandingkan isi dari dua buah disket.
DISKCOPY = Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
DOSKEY = Mngedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
ECHO = Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
ENDLOCAL = Mengakhiri localization dari environment changes in a batch file.
ERASE = Menghapus satu atau beberapa fie.
EXIT = Keluar dari program CMD.EXE.
FC = Membandingkan 2 atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
FIND = Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
FINDSTR = Mencari string dalam file.
FOR = Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
FORMAT = Mem-Formats sebuah hardisk/disket untuk digunakan dalam Windows.
FTYPE = Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
GOTO = Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
GRAFTABL = Membolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
HELP = Menyediakan informasi Help untuk perintah-perintah Windows.
IF = Menjalankan proses kondisi dalam program batch.
LABEL = Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
MD = Membuat direktori.
MKDIR = Membuat direktori.
MODE = Mengkonfigurasi system device.
MORE = Menampilkan hasil perlayar..
MOVE = Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
PATH = Menampilkan ata mengeset search path untuk executable files.
PAUSE = Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan Menampilkan pesan.
POPD = Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
PRINT = Mencetak file teks.
PROMPT = Mengubah command prompt Windows.
PUSHD = Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
RD = Menghapus direktori.
RECOVER = Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
REM = Merekam kemontar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
REN = Mengubah nama file.
RENAME = Mengubah nama file.
REPLACE = Menggantikan file.
RMDIR = Menghapus direktori.
SET = Menampilkan, mengatur, atau menghapus Windows environment variables.
SETLOCAL = Memulai localization dari environment changes dalam sebuah batch file.
SHIFT = Menggeser posisi parameters yang replacable dalam batch files.
SORT = Mensortir input.
START = Memulai jendela terpisah untuk menjalankan perintah atau program spesifik.
SUBST = Meng-asosiasikan sebuah path dengan drive letter.
TIME = Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
TITLE = Mengatur judul jendela untuk sesi CMD.EXE.
TREE = Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drivve atau path.
TYPE = Menampilkan isi dari sebuah file eks.
VER = Menampilkan versi windows.
VERIFY = memberitahu Windows untuk mem-verifikasi file anda telah disimpan secara benar dalam harddisk/disket.
VOL = Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket
XCOPY = Menyalin file dan pohon direktori.
NOTE: Diatas adalah perintah yang biasa di gunakan di windows
a
      ADDUSER      :   Tambah pengguna ke daftar file CSV
ARP         : Address Resolution Protocol
   ASSOC       : mengubah file asosiasi ekstensi•
   ASSOCIAT    : satu langkah asosiasi file
   ATTRIB      : mengubah attribut file
b
   BOOTCFG     : mengubah setting boot windows
   BROWSTAT    : browser info
c
   CACLS       : izin perubahan file
   CALL        : pengalihan program exekusi•
   CD          : Change Directory - dipindahkan ke folder yang spesifik
   CHANGE      : Perubahan Properti server terminal
   CHKDSK      : Check Disk - check and repair disk problems
   CHKNTFS     : Check the NTFS file system
   CHOICE      : Accept keyboard input to a batch file
   CIPHER      : Encrypt or Decrypt files/folders
   CleanMgr    : Automated cleanup of Temp files, recycle bin
   CLEARMEM    : Clear memory leaks
   CLIP        : Copy STDIN to the Windows clipboard.
   CLS         : Clear the screen•
   CLUSTER     : Windows Clustering
   CMD         : Start a new CMD shell
   COLOR       : Change colors of the CMD window•
   COMP        : Compare the contents of two files or sets of files
   COMPACT     : Compress files or folders on an NTFS partition
   COMPRESS    : Compress individual files on an NTFS partition
   CON2PRT     : Connect or disconnect a Printer
   CONVERT     : Convert a FAT drive to NTFS.
   COPY        : Copy one or more files to another location•
   CSCcmd      : Client-side caching (Offline Files)
   CSVDE       : Import or Export Active Directory data
d
   DATE        : Display or set the date•
   DEFRAG      : Defragment hard drive
   DEL         : Delete one or more files•
   DELPROF     : Delete NT user profiles
   DELTREE     : Delete a folder and all subfolders
   DevCon      : Device Manager Command Line Utility
   DIR         : Display a list of files and folders•
   DIRUSE      : Display disk usage
   DISKCOMP    : Compare the contents of two floppy disks
   DISKCOPY    : Copy the contents of one floppy disk to another
   DISKPART    : Disk Administration
   DNSSTAT     : DNS Statistics
   DOSKEY      : Edit command line, recall commands, and create macros
   DSACLs      : Active Directory ACLs
   DSAdd       : Add items to active directory (user group computer)
   DSGet       : View items in active directory (user group computer)
   DSQuery     : Search for items in active directory (user group computer)
   DSMod       : Modify items in active directory (user group computer)
   DSMove      : Move an Active directory Object
   DSRM        : Remove items from Active Directory
e
   ECHO        : Display message on screen•
   ENDLOCAL    : End localisation of environment changes in a batch file•
   ERASE       : Delete one or more files•
   EVENTCREATE : Add a message to the Windows event log
   EXIT        : Quit the current script/routine and set an errorlevel•
   EXPAND      : Uncompress files
   EXTRACT     : Uncompress CAB files
f
   FC          : Compare two files
   FIND        : Search for a text string in a file
   FINDSTR     : Search for strings in files
   FOR /F      : Loop command: against a set of files•
   FOR /F      : Loop command: against the results of another command•
   FOR         : Loop command: all options Files, Directory, List•
   FORFILES    : Batch process multiple files
   FORMAT      : Format a disk
   FREEDISK    : Check free disk space (in bytes)
   FSUTIL      : File and Volume utilities
   FTP         : File Transfer Protocol
   FTYPE       : Display or modify file types used in file extension associations•
g
   GLOBAL      : Display membership of global groups
   GOTO        : Direct a batch program to jump to a labelled line•
   GPUPDATE    : Update Group Policy settings
h
   HELP        : Online Help
i
   iCACLS      : Change file and folder permissions
   IF          : Conditionally perform a command•
   IFMEMBER    : Is the current user in an NT Workgroup
   IPCONFIG    : Configure IP
k
   KILL        : Remove a program from memory
l
   LABEL       : Edit a disk label
   LOCAL       : Display membership of local groups
   LOGEVENT    : Write text to the NT event viewer
   LOGOFF      : Log a user off
   LOGTIME     : Log the date and time in a file
m
   MAPISEND    : Send email from the command line
   MBSAcli     : Baseline Security Analyzer.
   MEM         : Display memory usage
   MD          : Create new folders•
   MKLINK      : Create a symbolic link (linkd)
   MODE        : Configure a system device
   MORE        : Display output, one screen at a time
   MOUNTVOL    : Manage a volume mount point
   MOVE        : Move files from one folder to another•
   MOVEUSER    : Move a user from one domain to another
   MSG         : Send a message
   MSIEXEC     : Microsoft Windows Installer
   MSINFO      : Windows NT diagnostics
   MSTSC       : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
   MUNGE       : Find and Replace text within file(s)
   MV          : Copy in-use files
n
   NET         : Manage network resources
   NETDOM      : Domain Manager
   NETSH       : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote access
   NETSVC      : Command-line Service Controller
   NBTSTAT     : Display networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
   NETSTAT     : Display networking statistics (TCP/IP)
   NOW         : Display the current Date and Time
   NSLOOKUP    : Name server lookup
   NTBACKUP    : Backup folders to tape
   NTRIGHTS    : Edit user account rights
p
   PATH        : Display or set a search path for executable files•
   PATHPING    : Trace route plus network latency and packet loss
   PAUSE       : Suspend processing of a batch file and display a message•
   PERMS       : Show permissions for a user
   PERFMON     : Performance Monitor
   PING        : Test a network connection
   POPD        : Restore the previous value of the current directory saved by PUSHD•
   PORTQRY     : Display the status of ports and services
   POWERCFG    : Configure power settings
   PRINT       : Print a text file
   PRNCNFG     : Display, configure or rename a printer
   PRNMNGR     : Add, delete, list printers set the default printer
   PROMPT      : Change the command prompt•
   PsExec      : Execute process remotely
   PsFile      : Show files opened remotely
   PsGetSid    : Display the SID of a computer or a user
   PsInfo      : List information about a system
   PsKill      : Kill processes by name or process ID
   PsList      : List detailed information about processes
   PsLoggedOn  : Who's logged on (locally or via resource sharing)
   PsLogList   : Event log records
   PsPasswd    : Change account password
   PsService   : View and control services
   PsShutdown  : Shutdown or reboot a computer
   PsSuspend   : Suspend processes
   PUSHD       : Save and then change the current directory•
q
   QGREP       : Search file(s) for lines that match a given pattern.
r
   RASDIAL     : Manage RAS connections
   RASPHONE    : Manage RAS connections
   RECOVER     : Recover a damaged file from a defective disk.
   REG         : Registry: Read, Set, Export, Delete keys and values
   REGEDIT     : Import or export registry settings
   REGSVR32    : Register or unregister a DLL
   REGINI      : Change Registry Permissions
   REM         : Record comments (remarks) in a batch file•
   REN         : Rename a file or files•
   REPLACE     : Replace or update one file with another
   RD          : Delete folder(s)•
   RMTSHARE    : Share a folder or a printer
   ROBOCOPY    : Robust File and Folder Copy
   ROUTE       : Manipulate network routing tables
   RUNAS       : Execute a program under a different user account
   RUNDLL32    : Run a DLL command (add/remove print connections)
s
   SC          : Service Control
   SCHTASKS    : Schedule a command to run at a specific time
   SCLIST      : Display NT Services
   SET         : Display, set, or remove environment variables•
   SETLOCAL    : Control the visibility of environment variables•
   SETX        : Set environment variables permanently
   SFC         : System File Checker
   SHARE       : List or edit a file share or print share
   SHIFT       : Shift the position of replaceable parameters in a batch file•
   SHORTCUT    : Create a windows shortcut (.LNK file)
   SHOWGRPS    : List the NT Workgroups a user has joined
   SHOWMBRS    : List the Users who are members of a Workgroup
   SHUTDOWN    : Shutdown the computer
   SLEEP       : Wait for x seconds
   SLMGR       : Software Licensing Management (Vista/2008)
   SOON        : Schedule a command to run in the near future
   SORT        : Sort input
   START       : Start a program or command in a separate window•
   SU          : Switch User
   SUBINACL    : Edit file and folder Permissions, Ownership and Domain
   SUBST       : Associate a path with a drive letter
   SYSTEMINFO  : List system configuration
t
   TASKLIST    : List running applications and services
   TASKKILL    : Remove a running process from memory
   TIME        : Display or set the system time•
   TIMEOUT     : Delay processing of a batch file
   TITLE       : Set the window title for a CMD.EXE session•
   TLIST       : Task list with full path
   TOUCH       : Change file timestamps
   TRACERT     : Trace route to a remote host
   TREE        : Graphical display of folder structure
   TYPE        : Display the contents of a text file•
u
   USRSTAT     : List domain usernames and last login
v
   VER         : Display version information•
   VERIFY      : Verify that files have been saved•
   VOL         : Display a disk label•
w
   WHERE       : Locate and display files in a directory tree
   WHOAMI      : Output the current UserName and domain
   WINDIFF     : Compare the contents of two files or sets of files
   WINMSD      : Windows system diagnostics
   WINMSDP     : Windows system diagnostics II
   WMIC        : WMI Commands
x
   XCACLS      : Change file and folder permissions
   XCOPY       : Copy files and folders
   ::          : Comment / Remark•
NOTE: Diatas adalah perintah-perintah dasar yang digunakan seluruh CMD semua versi OS, kalau ada yang tidak support berarti bukan di OS itu,

Rabu, 08 Februari 2012

teknik menyembunyikan folder pribadi

Aplikasi folder protection seperti folder guard dan semacamnya bekerja dengan cara memberikan password yang ingin diproteksi dan untuk mematahkan perlawanan ini bisa dengan memasang keylogger pada system korban. Hal kedua program proteksi folder seperti ini biasanya memberikan icon khusus atau ketika kita memilih folder tersebut system akan secara otomatis meminta password dan tentunya ini akan menarik orang lain untuk ingin tahu ada apa sich didalam folder ini dan bisa saja sang musuh memasang keyloger ke system kita.

Jadi gimana dong ?

Salah satu teknik atau caranya adalah dengan melakukan redirect jadi ketika orang memilih folder tersebut dan membukanya maka secara otomatis system akan meredirect ke tempat yang lain, agar lebih paham coba praktekkan cara berikut ini :

* Pilih folder yang ingin di protect dengan teknik redirect
* Kemudian rename folder tersebut dan tambahkan text berikut.

Contoh : dokumen.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}

* sekarang coba buka folder tersebut !!!
* Langsung meridirect ke Control panel bukan, ya, ya, ya !
* Simpel tapi ampuh kan, gratis lagi.

Bagaimana cara me-unprotect foldernya, simak langkah berikut :

* Pilih folder yang ingin di unprotect

Kemudian hilangkan baris .{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}

* Maka folder kita akan kembali secara sedia kala.

Terlihat sepele bukan tapi cara ini agak lebih menyeleneh dan aneh dan ampuh pula, bahkan teman yang sudah expert sekali pun kadang bisa tertipu, apalagi kalau kita tambahkan teknik social engineering seperti membuat folder yang bernama “control panel .{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”, kemudian ditempatkan di system windows, insyaallah orang gak bakal menyangka tuch kalau didalamnya ada file penting didalamnya. Sebetulnya masih banyak lagi cara lagi untuk menyembunyikannya dan ini tergantung dari kreatifitas Anda, hehehehehe.

Dibawah ini link untuk meredirect ke tempat lain, caranya sama, cukup menambahkan kode dibelakang folder yang ingin diprotek.

> redirect ke control panel
folder.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}

> redirect ke Drive
folder.{00020420-0000-0000-C000-000000000046}

> redirect ke printer
folder.{2227A280-3AEA-1069-A2DE-08002B30309D}

> redirect ke Favorite URL
folder.{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}

> redirect ke Temporary internet files
folder.{88C6C381-2E85-11D0-94DE-444553540000}

> redirect ke Schedul task
folder.{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}

> redirect ke Network
folder.{7007ACC7-3202-11D1-AAD2-00805FC1270E}

Proteksi folder dengan teknik hidden


Proteksi dengan hidden rasanya sudah biasa…, coba baca dulu dech, teknik kali ini kita akan menyembunyikan folder dengan menghilangkan nama folder beserta icon foldernya, menarik bukan.

Bagaimana caranya simak langkah berikut :

* Buat sebuah file bernama desktop.ini kemudian isikan text berikut didalamnya

[.ShellClassInfo]
IconFile=%SystemRoot%/system32/SHELL32.dll
IconIndex=51

* kemudian simpan !
* Kopikan file desktop.ini ke folder yang ingin Anda sembunyikan
* Sudah ? sekarang coba lihat ! icon folder Anda menghilang bukan.
* Biar tambah seru
* Pilih folder tersebut kemudian rename, kemudian tekan “ alt+255” dan enter.
* Sekarang folder itu benar-benar menghilang bukan
* Hehehe, ajaib memang, karena text “alt+255” adalah karaklter kosong jadi folder yang Anda buat seolah-olah menghilang karena tidak ada text didalam nama folder tersebut.

Cara mengembalikannya sangat mudah, pada jendela explorer kalian coba drag di sekitar jendela window explorer Anda, maka Anda akan melihat sebuah folder yang terhidden tersebut, lihat gambar.

Rename kembali file tersebut dan hapus desktop.ini-nya maka folder itu akan kembali seperti sedia kala.

Bagaimana menurut pendapat Anda ? Semuanya diserahkan kepada teman-teman semua, kalau menurut saya cara ini memang terlihat sangat simple dan mudah untuk ditembus, apalagi kalau yang sudah baca tutorial ini banyak jadi gampang ketahuan dech, salah satu trik untuk menanggulangi hal tersebut adalah dengan menggabungkan teknik social engineering atau sifat dasar manusia yaitu teknik pelalaian dan tidak teliti, apa maksudnya ? Baca bukunya Kevin mitnich dech kalau mau lebih detail “ The art of deception “.

Dengan sedikit cara menaru folder didalam tempat yang gak mungkin orang ketahui dan menganggap tidak penting dan enggak mungkin pokoknya orang tersebut membuka folder tersebut, misalnya di folder %system_root% atau system32 plus ditambah teknik hide dan redirect bisa jadi file kita akan tetap aman, atau mungkin jika Anda punya ide yang lebih brilian ya dipersilahkan. Semuanya diserahkan kepada Anda bagaimana cara Anda memodifikasinya.

Cara menginstall Windows xp,vista.7 melalui USB Flashdisk

Semakin berkembangnya tknologi Laptop, sekarang banyak muncul Notebook model baru tanpa ada Dvd Roomnya. so... kita juga harus berkembang sob.. tinggalkan cara lama instal win mengunakan CD/DVD room. coba gunakan Flash Disk.. selain lebih gampang gak ribet,,, kecepatan instalnya pun 200% lebih cebat dari pada lewat CD/DVD Room.

Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, Kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang ngga kebaca sama CD/DVD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan windows, sedangkan melalui Flashdisk itu sendiri, hal yang demikian ngga lah perlu terjadi lagi.

Saya akan menunjukkan 2 cara ( secara manual dan otomatis ) menginstall windows 7 melalui USB FlashDisk

Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah Flashdisk dengan kapasitan 4Gb ato lebih, soalnya Windows 7 setidaknya mengambil tempat sebesar 3Gb.

Cara Manual:

1. Colokkan USB Flaskdisk anda. (masukin ke usb port yah, jgn ke tempat lain).
2. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
3. Ketik diskpart dan tekan ENTER.
4. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati2 jangan salah pilih nanti salah2 yg keformat adalah disk yang lain. jikalau anda punya hanya 1 harddisk makan USB flaskdisknya adalah disk1.
5. Ketik select disk 1 dan tekan ENTER.
6. Ketik clean dan tekan ENTER.
7. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
8. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
9. Ketik active dan tekan ENTER.
10. Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
11. Ketik assign dan tekan ENTER
12. Ketik exit dan tekan ENTER.
13. Masukkan disk DVD windows 7 dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB Flaskdisk anda.
14. Booting komputer anda melalu USB Flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan boot nya melalui USB Flashdisk, apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.

Cara Otomatis.

Cara otomatis tentunya merupakan pilihan saya, dan untuk itu sudah tersedia program yang namanya WinToFlash, program ini akan melalukan langkah2 seperti cara manual diatas, yang kita perlu lakukan hanyalah menjalankan programnya, pilih sumber windows 7 dan arah USB flashdisk.

1. Unduh dulu program WinToFlash versi terbaru. (download link diakhir artikel)
2. Ekstrak dan jalankan file WinToFlash.exe
3. Klik tombol “Check” dan mulailah proses Windows setup transfer wizard.
4. Klik “Next”
5. Pilih lokasi file Windows 7 dan lokasi USB Flaskdisk anda. klik “Next”.
6. Pilih “I Accepted the terms of the license agreement” dan klik “Continue”
7. Klik OK untuk memulai memformat USB Flashdisk dan file2 windows 7 secara otomatis akan dimasukkan ke USB Flashdisk.
8. Klik “Next” apabila selesai pengopian, dan bootinglah komputer anda melalui USB Flashdisk tadi. apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.

Download Win To Flash
http://apps.foxtab.com/aviconverter/

Senin, 06 Februari 2012

Windows Xp | Tips Komputer | Screen - Booting - Shutdown

Welcome screen ini biasanya muncul sewaktu windows melakukan booting. Dengan mendisable welcome screen bisa juga bermanfaat untuk menyingkat waktu booting atau dengan kata lain bisa mempercepat waktu booting windows xp. Untuk mendisable atau menonaktifkan welcome screen ikuti langkah - langkah dibawah ini :

Masuk control panel > User Accounts 
Pada jendela User Accounts, klik Change the way users log on or off

Hilangkan tanda centang
Use the Wellcome screen - klik Apply Options

Sekarang jika sobat melakukan booting jendela welcome screen sudah tidak muncul, dan bukan Booting & shutdown yang memerlukan waktu lama/biasa dikatakan “ Lelet ” ( lambat ) adalah masalah klasik pengguna computer. Sebenarnya hal ini bisa disiasati, agar supaya proses booting maupun shutdown bisa lebih cepat :

Boot Defragment system | boot defragment secara default adalah enable. Apabila pada system computer anda tidak enable, maka ubahlah menjadi enable. Untuk merubah menjadi enable masuklah ke RUN - Regedit - Pilih - HKEY_LOCAL_MACHINE - SOFTWARE - Microsoft - Dfrg - BootOptimizeFunction, ubah Enable string value menjadi “Y”. Setelah itu keluarlah dari regedit, kemudian restart. Rasakan perbedaannya setelah restart. Bagaimana ada perubahan ??? Pada beberapa situs menganjurkan untuk menghapus file prefetch yang terletak di C:\WINDOWS\Prefetch seminggu sekali.

Atur BIOS Percepat Start-Up | Ketika kita menghidupkan computer, secara prosedur diawali dengan pengaturan BIOS sebelum memulai windows xp. Jadi jika kita mengatur nya maka proses start up juga bisa lebih cepat. Untuk masuk ke BIOS biasanya dengan menekan tombol delete di keyboard selama proses start up.
  1. Quick Power On Self Test ( POST ) | Jika kita pilih ini maka system akan berjalan lebih lama, dibadingkan dengan keadaan normal.
  2. Boot Up Floppy SeekDissable | pilihan ini, sebab jika enable maka system akan butuh waktu mencari floppy drive,sebenarnya hal ini tidak perlu.
  3. Delay | Beberapa Sistem membiarkan ada tenggat waktu saat proses booting setelah computer dinyalakan. Rubah menjadi of. Tetapi bila ada gangguan pada penggunaan delay ini bisa diubah lagi pada mode on.
Pengaturan registry | yang tepat dengan menggunakan Registry First Aid. Software ini bisa didownload di Registry First Aid. tapi sayang software ini bersifat shareware alias tidak gratis. Itulah mungkin bisa dicoba, tapi jangan lupa sebelum melakukan cara ini seperti biasa backup dulu registry anda dengan cara pada jendela regedit, klik kanan My Computer - pilih export - pilih directory tempat menyimpan backup. Beri nama file back up tersebut, kemudian klik save, Bila ingin mengembalikan kondisi registry seperti semula klik ganda backup file registry tadi - And finish.

Menghapus Paging File | Sobatkan juga ingin proses shutdown berjalan dengan cepat. Sehingga tidak terlalu lama nungguin komputer mati, Menghapus paging file. Paging file digunakan untuk menyimpan temporary files/data. Tetapi saat komputer dimatikan, informasi tentang file tersebut masih tertinggal. Untuk alasan keamanan kita bisa menghapus paging file sehingga komputer akan memerlukan waktu untuk melakukan penghapusan paging file, sehingga waktu shutdownpun akan menjadi lebih lambat. Untuk mengatur komputer shutdown tanpa menghapus paging file : RUN - Eegedit - HKEY_LOCAL_MACHINE\ - SYSTEM - CurrentControlSet - Control - Session Manager / Memory Management, Ubah angka dari ClearPageFileAtShutdown menjadi 0. Restart computer anda. Matikan beberapa service yang tidak perlu.

Jumat, 03 Februari 2012

Shortcut Shutdown, Restart, dan Log Off Otomatis




Kali ini saya akan memberikan tips dan trick cara membuat shortcut shutdown, restart, dan log off otomatis dengan sekali klik. Tips ini sangat berguna sekali bagi yang sering ketiduran akibat capek main komputer dan lupa untuk mematikan komputernya sehingga bisa membuat rusak komputer akibat standby seharian.

Shortcut ini anda bisa pasang di dekstop, folder, start menu maupun di toolbar anda. Shortcut ini namanya adalah shutdown.exe yang terdapat di C:\WINDOWS\system32. File ini berguna untuk mematikan komputer, me-restart ulang, dan juga untuk log off dan log on.

Untuk membuat shortcut otomatis buat Shutdown caranya adalah :
  • Silahkan klik kanan pada layar kosong dekstop.
  • Kemudian setelah muncul pop up, klik New >> Shortcut
  • Setelah jendela shortcut muncul, ketik Shutdown -s pada lokasi tujuan shortcut >> ketik nama shortcut anda misalnya Shutdown >> Finish
Untuk membuat shortcut otomatis buat Restart caranya adalah :
  • Silahkan klik kanan pada layar kosong dekstop.
  • Kemudian setelah muncul pop up, klik New >> Shortcut
  • Setelah jendela shortcut muncul, ketik Shutdown -r pada lokasi tujuan shortcut >> ketik nama shortcut anda misalnya Restart >> Finish
Untuk membuat shortcut otomatis buat Log Off caranya adalah :
  • Silahkan klik kanan pada layar kosong dekstop.
  • Kemudian setelah muncul pop up, klik New >> Shortcut
  • Setelah jendela shortcut muncul, ketik Shutdown -l pada lokasi tujuan shortcut >> ketik nama shortcut anda misalnya Log Off >> Finish
Buat anda yang ingin perintah yang lain-lain misalnya mau mengatur waktu berapa lama baru bisa ter-shutdown otomatis. Berikut di bawah ini berbagai perintah.

Shutdown -i | -l | -s | -r | -a ] [-f] [-m \\komputer] [-t xx] [-c "komentar"] [-d up:xx:yy]

Lihat tabel di bawah ini :
















































Kode PerintahFungsi Perintah
No argsMenampilkan petunjuk bantuan (sama seperti -?)
-iPerintah ini menampilkan GUI interface (harus ditampilkan paling awal)
-lPerintahkan komputer untuk Log off (tidak dapat digunakan dengan -m sebagai tambahan pilihan)
-sPerintahkan komputer untuk Shutdown
-r Perintahkan komputer untuk Restart komputer
-aMembatalkan sistem untuk shutdown
-m \\komputerRemote komputer (network) untuk shutdown/restart/abort (\\komputer = nama (komputer) di jaringan)
-t xxMengatur waktu tunggu selama xx detik sebelum shutdown
-c "komentar" Menampilkan komentar sendiri ketika shutdown (maksimal 127 karakter)
-fMemaksa aplikasi yang dijalankan untuk ditutup tanpa peringatan apapun
-d [u][p]:xx:yy Reason kode untuk shutdown. u adalah user kode | p adalah shutdown kode | xx adalah major reason kode (nilainya adalah positif integer kurang dari 256) | yy adalah minor reason kode (nilainya adalah positif integer kurang dari 65536)

Sabtu, 28 Januari 2012

Trik menyimpan folder rahasia di komputer

Di dalam hidup ini, kita pasti mempunyai rahasia. Ada rahasia yang bisa di curhatkan pada orang lain, tapi ada juga rahasia yang sama sekali rasanya tidak boleh diketahui oleh orang lain, termasuk orang tua.
kadang sebuah rahasia kita curhatkan kedalam buku diary, kadang juga ada yang kita ketik di komputer lalu file nya kita simpan.
nah, disini aku mau mengajarkan sedikit pengetahuan gimana caranya menyimpan folder rahasia di komputer.

langsung aja, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:


1. Buka NOTEPAD.
2. Taruh serangkain Kode yang tertulis dibawah ini atau langsung copy paste aja ke dalam NOTEPAD yang sudah dibuka.


  

@ECHO OFF
indonezian kunci folder
if EXIST “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
ARE YOU SURE WANT TO LOCK FOLDER ??(Y/N)
set/p “cho=>”
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
attrib +h +s “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
echo Foldernya dah terkunci
goto End
:UNLOCK
PLEASE INSERT PASSWORD!
set/p “pass=>”
if NOT %pass%== rahasia goto FAIL
attrib -h -s “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
ren “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Foldernya berhasil di buat
goto End
:End

3. Perhatikan Tulisan rahasia yang dicetak tebal diatas adalah sebuah password yang akan digunakan untuk membuka folder yang akan kita simpan. Password ini bisa kita ganti dengan serangkaian huruf atau nomor yang kita sukai dan haruslah selalu  diingat.
4. Sesudah mengganti password maka klik File kemudian klik Save As, kemudian ganti Save As Type dengan All Files.
5. Di filename kita isikan extensi *.bat misalnya tuliskan (Rahasia Nafsuku) kemudian Save.
6. Silahkan klik dua kali pada file yang tadi kita simpan dengan extensi *.bat maka akan keluar di cmd.exe (kotak hitam).
7. Lalu kita tulis password yang telah dimasukkan tadi kemudian tekan ENTER.Setelah itu nanti ada muncul sebuah folder dengan nama Locker nah kamu bisa simpan file-file pribadimu disitu , dengan copy paste biasa saja.
8. Langkah terakhir kalau sudahselesai,  klik kembali file *.bat yang kamu simpan tadi dan tuliskan “y” kemudian enter untuk mengunci dan menyembunyikan Folder kamu lagi.
sekian info tentang cara menyimpan folder rahasia di komputer, semoga bermanfaat.

Kamis, 26 Januari 2012

Cara Format Komputer


Bagaimana cara format komputer (PC) yang error? Masalah yang bersifat fatal dan parah bisa saja terjadi kapan dan di mana saja tidak memandang merk dan harga komputer pc / laptop anda.
Terkadang komputer tidak bisa masuk ke windows akibat banyak hal seperti terkena virus, file booting hilang, bad sector, komputer lambat, komputer sering hang, salah seting dan berbagai masalah lainnya. maksudnya mau format hdd pada sistem windows nya atau mau uninstall ms office? jika ingin tahu bagaimana cara format hard disk drive pada sistem windows caranya ialah: anda bisa langsung install lewat cd windows langsung ataupun jika tidak bisa format langsung dari cd windows.
Jika berbagai cara sudah anda lakukan dan belum mendapatkan hasil yang memuaskan maka jalan pintas / singkat yang paling baik adalah dengan cara format ulang harddisk / hard drive yang ada di koputer pc / laptop anda.
Pada tips ini akan diberikan beberapa langkah mudah yang dapat anda lakukan sendiri tetapi tidak secara mendetail. Bila anda butuh bimbingan anda bisa menanyakan di forum situs organisasi.org ini. Mudah-mudahan saya atau kawan lain dapat membantu anda.
A. Langkah dan Tahap Format Ulang Hard Disk
1. Back up / bekap file penting anda yang ada pada hardisk karena dengan format akan menghapus semua file yang ada di hard disk anda. Jika anda punya cd-rw drive atau dvd-rw drive anda bisa membakar file anda ke dalam cd atau dvd. Cara lain backup adalah dengan flash disk, disket floppy, disket zip, pindah file ke jaringan network lan atau internet pada komputer atau server lain dan lain-lain.
2. Setelah backup selanjutnya adalah membuat windows boot disk / rescue disk pada disket floppy 1.4 MB. Disket ini bertujuan untuk booting langsung ke disket tidak melalui harddisk anda. Istilahnya anda akan menggunakan os microsoft dos yang ada pada disket yang anda buat.
3. Ganti Setting Bios
Saat komputer dinyalakan anda harus langsung masuk ke tampilan bios untuk setting pilihan urutan boot. Caranya ketika komputer baru dinyalakan anda menekan dan menahan tombol delete sampai bios muncul di layar monitor komputer anda. Ganti urutan booting dengan urutan pertama floppy disk.
4. Format Hard Disk
Setelah bios diganti serta disave anda masukkan disket kemudian restart komputer anda. Nanti komputer anda akan otomatis boot dari disket tersebut dan pilih boot without cd-rom supaya proses booting bisa lebih cepat. Setelah masuk ke command prompt a: ketik format c: lalu tekan enter. Disesuaikan dengan jumlah partisi anda yang ada. Jika anda punya partisi 3 buah maka tambah perintah format d: dan format e:. Tips dan cara mempartisi hard disk mungkin bisa anda cari di kotak search di sebelah kiri halaman artikel ini. Jika format telah selsesai beri nama drive tersebut sesuai selera anda. Jika semua beres dan berjalan lancar maka proses format ulang telah selesai. Kini harddisk anda menjadi seperti baru kembali.
B. Langkah dan Tahap Install Ulang OS Windows dan Linux
1. Install Windows 98 / 2000 / ME / XP / Vista / Linux
Langkah pertama dalam mengistall ulang operating system pada komputer pc atau laptop anda adalah booting ulang ke disket anda dan pilih support cd-rom device. Setelah keluar command prompt lalu anda masukkan cd instalasi os anda sesuai selera anda. Kemudian cari drive cd-rom atau dvd-rom anda dengan mengetik d: atau e: dan lain sebagainya sesuai lokasi drive cd atau dvd rom anda. Setelah ketemu anda kemudian cari file setup.exe dengan perintah cdnama folfer untuk masuk ke dalam folder.
Perintah cd.. untuk mundur satu folder level. perintah dir atau dir/w atau dir/p untuk melihat list file yang ada pada folder tersebut. Kalau sudah ketemu maka jalankan setup.exe atau install.exe dengan mengetik nama file tersebut lalu tekan tombol enter satu kali saja. Langkah berikutnya anda tinggal mengikuti perintah yang ada pada installasi cd atau dvd os.
2. Setting Settingan Boot pada Bios
Setelah install ulang windows atau linux selesai, maka keluarkan disket flopyy 1,4 anda dan masuk kembali ke menu bios setelah restart ulang. Pilih IDE-0 sebagai first boot. Floppy bisa anda seting menjadi boot kedua dan cd-rom menjadi boot ketiga. Anda bebas menentukannya sesuai dengan keinginan anda. Sehabis itu direstart ulang kembali.
3. Install Driver dan Software
Jika sudah berhasil masuk ke tampilan windows atau linux awal, selanjutnya anda nginstall driver untuk sound card, printer, scanner, kabel data, dan sebagainya sesuai hardware yang ada. Anda harus mencari dan memiliki sendiri driver tersebut. Setiap jenis komputer memiliki driver yang berbeda. Biasanya anda akan diberi cd driver saat anda membeli komputer atau hardware lainnya. Tanpa driver maka peralatan yang terhubung pada komputer laptop atau pc tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Atau, Cara Format Ulang Komputer dan Laptop  coba dengan langkah ini :
1. buat disket start-up terlebih dahulu.
2. lalu seting bios kmu agar 1st boot jd floopy A
3. setelah masuk kedalam sistem dos kmu ketik (a:format c: lalu tekan enter)
nb: kamu pastikan dahulu drive sistem windows nya. karena maksud dari format c: adalah mem format drive C.
biasanya klo ga bisa format lewat cd booting windows dikarenakan :
1. CD Room kmu mulai error
2. CD Booting OS sudah rusak
3. Komputer kmu terkena virus
4. Komponen di dalam CPU kotor alias banyak debu. terutama pada RAM coba bersihin pake karet penghapus tapi tetap hati hati
Selamat Mencoba!

Selasa, 24 Januari 2012

Serial Number ( SN ) Windows 7

Windows 7 Ultimate x86/x64
FJGCP-4DFJD-GJY49-VJBQ7-HYRR2 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
2Y4WT-DHTBF-Q6MMK-KYK6X-VKM6G (ASUS)
342DG-6YJR8-X92GV-V7DCV-P4K27 (DELL)
22TKD-F8XX6-YG69F-9M66D-PMJBM (IBM-LENOVO / OLD)
6K2KY-BFH24-PJW6W-9GK29-TMPWP (IBM-LENOVO / NEW)
49PB6-6BJ6Y-KHGCQ-7DDY6-TF7CD (SAMSUNG)

Windows 7 Professional x86/x64
YKHFT-KW986-GK4PY-FDWYH-7TP9F (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
2WCJK-R8B4Y-CWRF2-TRJKB-PV9HW (ASUS)
32KD2-K9CTF-M3DJT-4J3WC-733WD (DELL)
PT9YK-BC2J9-WWYF9-R9DCR-QB9CK (FUJITSU)
237XB-GDJ7B-MV8MH-98QJM-24367 (IBM-LENOVO)
74T2M-DKDBC-788W3-H689G-6P6GT (HP-COMPAQ)
GMJQF-JC7VC-76HMH-M4RKY-V4HX6 (SAMSUNG)
H9M26-6BXJP-XXFCY-7BR4V-24X8J (SONY)
862R9-99CD6-DD6WM-GHDG2-Y8M37 (N/A)

Windows 7 Home Premium x86/x64
VQB3X-Q3KP8-WJ2H8-R6B6D-7QjB7 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
38JTJ-VBPFW-XFQDR-PJ794-8447M (ADVENT)
2QDBX-9T8HR-2QWT6-HCQXJ-9YQTR (ASUS)
7JQWQ-K6KWQ-BJD6C-K3YVH-DVQJG (ASUS Eee)
6RBBT-F8VPQ-QCPVQ-KHRB8-RMV82 (DELL)
C6MHH-TRRPT-74TDC-FHRMV-XB88W (FUJITSU)
27GBM-Y4QQC-JKHXW-D9W83-FJQKD (IBM-LENOVO)
4FG99-BC3HD-73CQT-WMF7J-3Q6C9 (HP-COMPAQ)
CQBVJ-9J697-PWB9R-4K7W4-2BT4J (SAMSUNG)
H4JWX-WHKWT-VGV87-C7XPK-CGKHQ (SONY)
6B88K-KCCWY-4F8HK-M4P73-W8DQG (TOSHIBA)
6GF36-P4HWR-BFF84-6GFC2-BWX77 (TOSHIBA)
2P2P9-CM3F8-FTV6P-PC7CX-8TFF7 (N/A)

Windows 7 Home Basic x86/x64
MB4HF-2Q8V3-W88WR-K7287-2H4CP (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
89G97-VYHYT-Y6G8H-PJXV6-77GQM (ASUS)
36T88-RT7C6-R38TQ-RV8M9-WWTCY (DELL)
DX8R9-BVCGB-PPKRR-8J7T4-TJHTH (HP-COMPAQ)
22MFQ-HDH7V-RBV79-QMVK9-PTMXQ (IBM-LENOVO)
2P6PB-G7YVY-W46VJ-BXJ36-PGGTG (SAMSUNG)

Windows 7 Starter x86/x64
RDJXR-3M32B-FJT32-QMPGB-GCFF6 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
6K6WB-X73TD-KG794-FJYHG-YCJVG (ASUS)
36Q3Y-BBT84-MGJ3H-FT7VD-FG72J (DELL)
273P4-GQ8V6-97YYM-9YTHF-DC2VP (IBM-LENOVO)
RH98C-M9PW4-6DHR7-X99PJ-3FGDB (HP-COMPAQ)
2XGHP-9TQK2-8CF28-BM2P2-8FRX8 (NOKIA)
TGBKB-9KBGJ-3Y3J6-K8M2F-J2HJQ (TOSHIBA)

Jika dari semua serial number diatas tidak bisa , anda bisa mencoba melalui software aktivator,
Aktivasi Windows 7
Link diatas cara mengaktivasi melalui software aktivator.

Jenis-Jenis Windows 7



Windows 7 memang sudah lama keluar, akan tetapi masih ada beberapa istilah dan jenis-jenis Windows 7 yang belum dimengerti. Untuk itu akan saya uraikan macam-macam Windows 7 yang beredar di pasaran.
Windows 7 Berdasarkan License
1. RETAIL
Versi ini sering juga disebut FPP (Full Package Product). Dijual dalam bentuk kotak berisi DVD instaler Windows 7 dan sertifikat COA (stiker hologram yang berisi serial number sebagai bukti keaslian). Serial Number Windows 7 versi RETAIL dapat digunakan berulangkali (pada komputer yang sama) jika komputer harus diinstal ulang.
2. OEM
Windows 7 OEM
Windows 7 versi OEM biasanya sudah terinstal saat kita membeli komputer baru. Ada juga yang dijual dalam bentuk DVD, namun tidak dengan kotak sebagus versi RETAIL. Terdapat sertifikat COA dan serial number sebagai tanda keaslian Windows 7. Kelemahan versi ini adalah Serial Number hanya bisa digunaka sekali.
3. MSDN (Microsoft Developer Network)
Windows 7 versi MSDN hanya dijual untuk perusahaan pengembang software. Windows ini memiliki isi dan fitur yang sama dengan versi yang ada dipasaran, hanya saja versi ini tidak diperjualbelikan.
4. Volume Lincense
Versi ini dijual kepada perusahaan bukan pengembang software. Biasnya dibeli dalam jumlah banyak untuk kebutuhan komputer kantor.
Windows 7 Berdasarkan Versi
1.  N (“N” stands for “Not with Windows Media Player”)
Muncul karena Microsoft kalah dalam persidangan tahun 2005 dengan European Antitrust Commission yang menuntut agar penjualan Windows tidak termasuk dengan Windows Media Player. Microsoft kalah karena dianggap memonopoli penjualan Windows bersama Windws Media Player, maka dikeluarkanlah Versi N dan dijual hanya khusus pasaran Eropa.
2.  E (“E” stands for “Not with Internet Explorer 8″)
Muncul karena Microsoft kalah dalam persidangan tahun 2009 dengan European Antitrust Commission yang menuntut agar penjualan Windows tidak termasuk dengan Internet Explorer 8. Microsoft kalah karena dianggap memonopoli penjualan Windows bersama Internet Exloprer 8, maka dikeluarkanlah Versi E dan dijual hanya untuk pasaran Eropa.
3.  K dan KN (“K” and “KN” stands for “Korea”)
Lagi-lagi Microsoft kalah dalam persidangan tahun 2006 , kali ini Microsoft berurusan dengan Korean Fair Trade Commission yang menuntut agar penjualan Windows tidak termasuk dengan Windows Media Player dan Windows Messenger. Microsoft dianggap telah memonopoli penjualan Windows bersama 2 software tersebut, maka dikeluarkanlah Versi K dan KN yang hanya dijual di negara Korea.
Untuk negara lain semuanya masih menggunakan versi standar.
Windows 7 Berdasarkan Edisi
1. Starter
Ditargetkan untuk seluruh dunia, biasanya sudah terinstal saat membeli komputer baru. Fitur utama untuk versi ini adalah Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Kelemahan versi ini adalah tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB serta tidak terseda versi 64bit.
Jika menggunakan versi Starter pengguna tidak bisa mengganti bacground desktop. Pengguna juga hanya bisa menjalankan 3 program sekaligus, namun keterbatasan ini sudah dihilangkan dan diganti dengan maksimal RAM sebesar 2 GB.
2. Home Basic
Versi ini ditargetkan untuk wilayah tertentu saja seperti Indonesia. Fitur utama dari versi ini adalah Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Kelemahan versi ini adalah Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidah penuh.
3. Home Premium
Ditargetkan untuk pengguna di seluruh dunia. Fitur utama dari versi ini adalah Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.
Kelemahan versi ini adalah tidak bisa melakukan Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.
4. Proffesional
Dirancang untuk para expert dalam bidang IT. Fitur utama dari versi ini adalah Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Kelemahan versi ini adalah tidak adanya BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Kelebihan dari versi Profesional hampir sama dengan versi Ultimate, secara garis besar hanya fungsi BitLocker yang dihilangkan.
5. Enterprise
Versi ini dirancang untuk para pembisnis atau suatu perusahan dengan Volume Lisensi. Fitur utama yang versi ini adalah BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
6. Ultimate
Dirancang untu pengguna komputer yang menginginkan semua fitur Windows 7. Versi ini memiliki semua fitur dari versi sebelumnya, bisa dibilang Windows 7 versi Ultimate adalah versi paling lengkap.
Windows 7 Berdasarkan Arsitektur Processor
Ada 2 macam Windows 7 berdasar prosesor, yaitu 32 Bit dan 64 Bit. Untuk Windows 7 32 Bit hanya bisa menggunakan RAM maksimal sebesar 4GB, sementara untuk versi 64 Bit bisa menggunakan RAM dengan ukurang yang lebih besar.
Windows 7 Berdasarkan Versi Realese
1. Pre-Alpha
Versi yang pertama kali keluar dan masih banyak feature yang belum tersedia / bugs.
2. Alpha
Versi yang mengalami perbaikan dari versi Pre-Alpha dan diuji oleh tester atau developer tetapi tidak untuk ditest oleh end-user.
3. Beta
Versi yang telah lolos Alpha testing dan mengalami banyak perbaikan dari versi Alpha. Versi ini dapat diuji oleh tester atau developer dan juga oleh end-user.
4. RC (Release Candidate)
Merupakan versi akhir setelah mengalami banyak perbaikan dan banyak ditest oleh tester, developer dan end-user.
5. RTM (Release to Manufacturing or Release to Marketing)
Versi yang telah memenuhi syarat akhir dari sebuah software dan siap dipasarkan secara luas ke end-user. Versi paling sempurna dari versi-versi sebelumnya.